Ford F150 Lightning 2022

25-05-2021,14:00

            Amerika adalah surganya pikap, di sana lazim disebut truck. Pada 2018, tercatat 72% penjualan kendaraan ringan didominasi pikap, berarti sekitar 12,24 juta unit. Maka tak heran hampir semua brand mobil pun berlomba jualan pikap. Dari semuanya, yang menjadi raja adalah Ford dengan F-seriesnya, dengan varian paling populer F-150.

            Sedikit sejarah, pada 2012 silam, Elon Musk (Tesla) sudah mulai merencanakan membuat pikap sebagai tandingan Ford F-250. Namun, baru pada November 2017 sosoknya diperlihatkan. Sosok jelasnya baru muncul Maret 2019, lantas spesifikasinya dilansir beberapa bulan kemudian. Dari spesifikasinya itu, jelas Tesla mengincar F-150. Tentu dengan beberapa fitur fantastis khas Tesla, termasuk kemampuan amfibi.

            Pada 21 November 2019, Cybertruck pun dilansir dengan segala keunikan dan kecanggihan, dan langsung meraup 250.000 pesanan dalam seminggu! Jauh lebih besar ketimbang Ford F-150 Lightning yang meraup 45.000 pesanan dalam dua hari launching beberapa hari lalu.

            Dibanding Tesla, Ford adalah pabrikan mobil senior, yang jauh lebih berpengalaman. Mereka pun sudah mencicipi kenikmatan BEV via Mustang Mach-E yang juga sukses. Keputusan mereka membuat F-150 Lightning sebagai F-Series listrik, dinilai tepat. Dan desainnya pun bertolak belakang dari Tesla Cybertruck.

            Ford memang tidak ingin mengambil risiko dengan membuat desain yang terlalu ekstrem. Mereka mengambil acuan F-Series dengan beberapa sentuhan modern, serta fitur yang fungsional dan diinginkan konsumennya. Ingat, Ford sudah beberapa dekade bermain pikap, mereka mengenal betul apa saja yang disukai pelanggan mereka.

            Ford mengoptimalkan eksterior dengan menyempurnakan aerodinamikanya. Selain itu, bodi dibuat dari aluminium military grade yang tangguh. Area kompartemen mesin tentu kosong, tergantikan bagasi serbaguna berkapasitas 400 liter. Juga ada empat colokan listrik dan sepasang charger USB, dengan pasokan listrik 9,6 kW yang memadai untuk power tools, laptop, hingga tv dan kebutuhan darurat lain.

            Kabin tentu saja jadi lautan teknologi terkini. Layar sentuh besar, voice control, navigasi berbasis cloud, dan sistem hiburan Apple CarPlay, Android Auto, serta Amazon Alexa. Cukup untuk menghibur 5 penumpangnya.

Ford merilis varian Platinum sebagai kasta tertinggi F-150 Lightning. Tenaganya 563 dk dengan torsi 1050 Nm! Bolehlah diajak bercanda dengan sportscar modern. Jarak tempuhnya 480 km. Versi paling dasar, memiliki torsi sama, tapi tenaganya 426 dk dan jarak tempuhnya turun ke 386 km. Semua versi memakai penggerak all-wheel drive. Akselerasi ke 96 km/j di zona 4 detik.

Kenyamanan dan pengendalian banyak dipuji jurnalis yang sudah menjajal. Itu karena kombinasi suspensi belakang independen, penempatan baterai di bawah lantai, serta dua motor listrik pada setiap sumbu roda.

Soal charging, bila memakai fast charger DC 150 kWh, maka tambahan jarak tempuh 86 km hanya butuh 10 menit. Atau sekitar 40 menit untuk mengisi kapasitas baterai 15% ke 80%.

Ford F-150 Lightning ini baru sampai ke tangan konsumen pertengahan tahun depan. Di Amerika, harganya mulai dari $39,974 (base), $52,974 (XLT) dan $90,000 untuk Platinum.

Apakah Tesla Cybertruck terancam? Jelas..meski harganya mirip, dan pemesannya berkali lipat, tapi Cybertruck versi produksi belum terlihat. Selain itu, konsumen pikap di Amerika cenderung memilih desain yang konservatif namun fungsional.

Oiya, tambahan info..Ford F-150 Lightning Pro (Komersil/fleet) sudah diumumkan. Dan Chevrolet Silverado versi listrik akan muncul juga tahun depan...

Share :