Paket Konversi Listrik KLX 150

19-09-2021,11:59

Kami sudah pernah memperlihatkan motor ini beberapa waktu lalu, namun kali ini kami sudah menjajalnya sendiri pada soft opening trek Hingkik di kawasan Cileungsi, Bogor.

            Mungkin Setrumers sudah pada tahu, kalau trail listrik ini garapan Adetya Luky dari Mandhasia Garage (IG @mandhasia_garage). Pria yang akrab disapa Aditya itu, memang hobi balap grasstrack, sehingga paham betul bagaimana seharusnya karakter motor trail.

            Mengambil basis KLX 150 yang populasinya cukup banyak. Motor ini memakai dinamo mid drive QS Motor 128 V3 3KW, baterai lithium polymer 72V 42Ah dengan controller 100A. Seperti biasa, ada tiga mode berkendara, yakni Eco, Normal, dan Sport.

Eco atau mode 1 yang paling jinak, jarak tempuhnya sekitar 65 km, mode Normal atau 2, jarak tempuhnya kisaran 50-55 km. Sedangkan Sport atau mode 3 yang paling beringas, jarak tempuhnya tergantung cara kita mengendarainya. Semakin galak, ya semakin pendek.

Saat menjajalnya di tiga mode itu, memang Mode 3 yang paling seru, dengan karakter akselerasi galak, rasanya mirip mesin 4 tak 200 cc. Namun, perlu diingat, motor listrik tidak memakai transmisi, sehingga pengendara relatif mudah, tak perlu pusing pilihan gigi. Tinggal putar gas, motor melejit.

Oiya, Aditya juga menyebut bahwa mereka menyediakan paket konversi serupa yang dihargai Rp 35 juta. Sudah termasuk sepasang charger 5A yang mampu pengisi penuh baterai dalam 4 jam (dari kosong). Pengerjaannya sendiri diperkirakan menghabiskan waktu 7 hari.

Setelah menjajalnya di trek Hingkik, rasanya KLX listrik ini cocok juga untuk pengendara pemula, yang ingin belajar mengendalikan motor trail di trek tanah. Mode mengendara yang tersedia, mengakomodir beragam skill, dari pemula hingga berpengalaman. Kalau ingin tanya-tanya, tinggal klik instagram mereka di @mandhasia_garage. Yang pasti, main trail ini tak hanya seru, tapi juga senyap, gak berisik seperti pakai motor bensin...hehehe

 

 

Share :